(PTK) Penerapan Metode Pemberian Tugas Berbasis LKS -abstrak

(PTK) Penerapan Metode Pemberian Tugas Berbasis LKS -abstrak

ABSTRAK

 

                Laporan e-TA Penelitian Tindakan Kelas ini oleh Bernardus Seran Bouk NIM 0801143649 dengan judul ”Penerapan metode pemberian tugas berbasis LKS untuk meningkatkan hasil belajar materi KPK-Matematika pada murid kelas VI SD Katolik Ndona 1 Kecamatan Ndona Kabupaten Ende”, dengan masalah; “Bagaimana penerapan metode pemberian tugas  berbasis LKS  sehingga dapat meningkatkan hasil belajar materi KPK-matematika pada murid kelas VI SD Katolik  Ndona 1?”Tujuan dan manfaat dari penelitian iniuntuk mendeskripsikan penerapan metode pemberian tugas berbasis LKS sehingga  meningkatnya hasil belajar murid pada materi menentukan Kelipatan Persekutuan ter-Kecil (KPK) matematika kelas VI SD Katolik  Ndona 1.

Penelitian ini diadakan di SD Katolik Ndona 1 Kecamatan Ndona Kabupaten Ende. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan sampai siklus yang ke II.

                Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar materi KPK pada murid kelas VI SD Katolik Ndona 1 maka diterapkan metode pemberian tugas berbasis LKS dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1.    Langkah pemberian tugas, dengan kegiatannya adalah Guru menyampaikan tujuan, pembentukan kelompok kerja, pemberian tugas kerja pada setiap kelompok berupa lembar contoh langkah-langkah mencari KPK dan LKS.

2.    Langkah pelaksanaan tugas, dengan kegiatannya: murid membaca Lembar contoh konsep untuk memahami cara menentukan KPK, Murid menyelesaikan tugas yang tertera dalam LKS.

3.    Langkah pelaporan dengan kegiatannya: Murid mempresentasikan hasil kerja kelompok, tanggapan terhadap hasil laporan (diskusi kelas), dan guru memberikan penguatan.

Penerapan metode pemberian tugas berbasis LKS berdampak pada  dua  hal:

1.   Hasil belajar tentang materi KPK meningkat pada siklus I: 75%,  dan siklus II 100%. Secara keseluruhan rata-rata peningkatan secara individu 38,09%

2. Terjadi perubahan pada keaktifan belajar murid baik secara klasikal maupun secara individual pada siklus I dan siklus II keseluruhannya mencapai 33,33%.

 

               

   (Kata Kunci, ”Metode Pemberian Tugas Berbasis LKS dan Hasil Belajar”)